setahun di njakartah hadiningrat

et lis ini adalah postingan di penghujung mei.. setahun yang lalu saya datang via tawang jaya untuk ngere ke ibukota NKRI ini demi mencari sesuap nasi.. namun apa dikata bukan sesuap nasi yang saya peroleh namun bersuap suap nasi, masih ditambahi pecel, tempe goreng dan air putih. begitulah menu saya siang hari, dan masih bisa diperoleh dengan harga rp 3000 di kemang.. (tenan ora ngapusi)

setahun lalu saya masih tidur nebeng di rumah teman di bojong gede.. dan merasakan hangatnya pelukan masyarakat di dalam gerbong KRL. saya lalu pindah ke menteng metropolitan, masih di tempat teman juga. di sodaranya teman. menunggu tua di kemacetan sepanjang jalan sampai ke kampung melayu dan kemudian terus sampai ke kemang pernah saya nikmati dengan 5 batang gudang garam filter tiap harinya, pulang pergi jelas sepuluh batang. lalu saya melompat jauh ke jagakarsa untuk sedikit menyegarkan diri dengan udaranya yang masih agak sejuk dan air yang bersih.. ragunan menemani malam saya hampir setiap malam.. paling sedikit 5 batang rokok dan kopi menemani saya menghabiskan sisa tenaga di sana. sendiri. sambil melihat anak anak remaja bercengkerama, dan terkadang bertransaksi.. haha.. jakarta.. beberapa bulan lalu saya melompat ke rawajati untuk menikmati suasana yang lebih mengkota. cuma sebulan saya di rawajati, lalu pindah lagi, masih di rawajati juga namun lebih murah sewa permenitnya. sampai sekarang..

selama saya di sinipun tak pernah jauh saya dolan, sendiri saat masih lingak linguk gak punya tempat nongkrong.. paling tidak ke barat sampe merak by ndas sepur. ke selatan cuma sampe lido, yang katanya masih ada macan kumbangnya. ke utara paling mancing di muara karang. kecuali mancing semua saya klayapan sendiri.

sampai akhirnya berkenalan dengan blog ini dan mulai nongkrang nongkrong di HI. di sinilah saya belajar sosialisasi dan toleransi. weh.. ini bukannya mau membangga banggakan tongkrongan HI, apanya yang mau dibanggakan, toh tetap masih kelas tawang jaya atau bengawan. kelas kere.

ini review setahun saya ngglandang ke jakarta saja, 21 mei 2006 jam 3 pagi, rasanya baru kemarin saja saya sampai disini dengan modal karcis tawang jawa, se tas pakaian, ijasah, sebungkus rokok gudang garam, sebungkus korek batangan gambar kucing, aqua botol 500 ml dan duit rp50.000

saya nggak mau posting saru ah.. nanti ndak nambahi khasanah dosa saya. anda terhibur, cekikikan, awet muda, tapi saya yang di odhet odhet di api pencucian bin neraka sana... :D

eh ada titipan tebakan dari another cah saru..














coba tebak gambar apa di atas..?

tememplek by endik kurang luwih jam 10:02 a.m., > , dipun link kaliyan postingan menika

arsitektur modern, sebuah perenungan (basbang tok!)

pernah pada suatu saat saya meratapi diri, mengapa kesan saya dimata rekan rekan ngeblog blogan ini tak seindah apa adanya saya. tapi meratapi bukanlah suatu solusi yang benar untuk menunjukan individu saya.

postingan kali ini saya mencoba berdiskusi secara serius dengan anda anda semua mengenai topik yang menjadi pembelajaran saya, sekaligus contoh contoh kasusnya.

ARSITEKTUR MODERN KONTEMPORER yang sedang getol dikembangkan dan dicitrakan agar sesuai dengan pola perkembangan budaya juga menjadi bahan yang sedang saya pelajari.

berbicara mengenai modern kontemporer style, kita seakan dituntun untuk memahami suatu konsep inside-out. dimana aktivitas baik didalam dan diluar ruangan hampir hanya berbatas secara fisik saja, tidak secara visual. hal ini bermaksud untuk mensinergikan suasana dalam dengan luar ruangan.

kita berbicara inside out sama saja berbicara tentang enclosure atau bukaan. optimalisasi bukaan memang pernah tercatat dalam sejarah perkembangan arsitektur pribumi, namun inovasi mengenai material seakan memberi angin segar dalam olah citra arsitektur.

adalah Australia, negeri yang terkenal dengan rica kanggurunya ini memiliki pola arsitektur modern yang lain, dimana kubisme dengan enclosure yang besar menjadi konsep yang tak terpisahkan. tetapi ingat, pola klimat yang berbeda dengan indonesia adalah suatu tolok ukur utama, bukaan lebar ini dimaksudkan untuk menerima cahaya matahari sebagai pengkondisi udara alami.

banyaknya konsep ini diaplikasi dalam pembentukan jatidiri arsitektur modern Indonesia tentunya memiliki dampak positif dan negatif yang harus disesuaikan dengan pola perilaku masyarakat dan kondisi klimat Indonesia

permasalahan apabila diaplikasikan di Indonesia tentunya berdampak pada kondisi klimat mikro ruang. namun solusi gampangnya tentunya tinggal mengaplikasikan kaca film dan AC, solusi susahnya tentu dengan pengaturan sudut bukaan terhadap jalur pergerakan matahari, pengaplikasian shader, pengaturan pola pergerakan udara, entah itu dengan ventilasi silang atau dengan aplikasi atap dingin, dsb

namun dari segi budaya dan perilaku masyarakat, lhaaa... ini yang mau saya sampaikan kepada anda semua..

contoh kasus ini baru terjadi siang tadi, ketika saya berjalan di kemang, ada sebuah toko yang mencoba mengaplikasi elemen ini pada bangunannya. toko apa itu..? rahasia bos.

toko 2 lantai ini mengaplikasi curtain wall kaca lebar dan besar pada lantai atasnya. mungkin konsepnya sebagai etalase barang, pamer daganganlah

saya sudah biasa lewat situ sehingga bentuk bangunan tidaklah menjadi perhentian visual saya, namun hari ini ada yang lain, saya lihat satpamnya sedang memandangi bukaan besar itu, reflek saja saya berhenti dan lhoooo... kok ada yang lagi bersih bersih dagangan.

lumrahnya toko kelas kemang jelas spgnya ayu ayu.... sialnya pake rok mini. masih terngiang di sanubari saya, itu spg ayu, rambutnya lurus diikat dan sepunggung. terus terang saya nggak begitu jelas itu rambut aseli apa rebondingan, lensa mata saya bukan kelas tele 300mm. tapi yang jelas sikilnya putih.

tiba tiba entah sengaja atau tidak, entah terapi masyarakat atau showtime, itu spg ujug ujug njengking... BAJILAAAAKKK... KETOOOOOKKK.....!!!!!!
saya tak mau cerita terusannya, tapi yang jelas bangunan ini mendefinisikan point of interestnya sendiri.

sepertinya si arsitek baik hati, pro rakyat dan memahami kebutuhan publik..

seperti tersadar saya telah berhenti disana selama lebih dari semenit. saya berpandangan dengan satpamnya, kosong pikiran kosong pandangan, sama sama berlalu dan menahan tawa.
podo podo yo pak...
asem diguyu wong akeh sisan..

bagai mana pendapat anda? sebuah kesalahan dalam pemahaman perilakukah? atau memang merupakan konsep yang sempurna? :P

tememplek by endik kurang luwih jam 4:03 p.m., > , dipun link kaliyan postingan menika

ini cuma crito basbang.. rak sah diwoco..

datang tak dijemput pulang tak diantar.. kata kata khas ndoro jalangkung itu sejak booming di beskop selalu dilekatkan pada saya. apakah saya seperti jelangkung? entah.. panjenengan yang menilai..
namun ungkapan ini ditempelkan oleh teman teman saya entah itu teman kuliah, teman tongkrong sampe teman ruwet ruwetan, kenapa? ya itu saya selalu ngerti ngerti teko, ngko digoleki angel...
terus terang HI adalah tempat nongkrong saya terlama, terlama? ya terlama. baru 7 bulanan termasuk terlama? ya.
disini saya menemukan sebuah komunitas yang berganti suasana, selalu ada yang datang dan pergi. namun sebuah brotherhood sebagai sesama rantau terasa kental menjadi bekgron, dibalik bekgron bekgron yang ada.
undangan awal masih saya simpan.

seperti pakdhe mbilung yang bercerita tentang pekerjaannya,
jangan samakan saya dengan beliau lho.... belau ini pengamat dan penikmat manuk, pokoknya ahli manuk manukan.. kalo saya saya masih suka mengamati dan menikmati wanita, soalnya saya sudah punya manuk sendiri...
saya dulu pernah mengalami hal yang sama, yaitu sebuah kenikmatan dalam melakukan sesuatu yang terkadang oleh orang lain direspon dengan mengenyitkan dahi.

4 th lalu, saya pernah ikut dalam suatu perjalanan nonton kethek. di merbabu. saya bahkan gak begitu kenal dengan itu lakon, cuman ikut gara gara diajak rekan yang ada hubungan sama si lakon, entah sodara entah kenalan. saya gak begitu peduli, tapi dalam hati saya bertanya koyo opo yo delok kethek nganti neko neko barang..?
tapi dalam sebuah observasi dimana saya cuman melu melu dolan tok dan dijatah ngangkat banyu sampe ketinggian 3000an mtr dpl, saya merasakan suatu yang lain dari perjalanan itu, entah ketika itu saya seperti tersihir dengan keelokan perjalanan untuk membuka penasaran terhadap kethek (ini bukan sama rasanya seperti penasaran dengan cewek ayu lhooo...).
sebentar tok, cuma 3 hari di dataran sempit yang terlindung dari angin oleh batuan tebing, kami tinggal, dalam kehangatan selembar kain parasit dan kruntelan lanang lanang mambu. tapi tiap hari saya jadi semakin tersihir dengan suasana dan totalitas nonton kethek itu... tertawa dan misuh misuh menjadi sobat tiap hari saat itu. kethek grumbul dan ujug ujug tumpak tumpakan ber oh yes ria menjadi saat yang ditunggu dan cekrak.. cekrek.. kamera berlensa dowo itu menari diiringi derai tawa yang tertahan.. tertahan benar benar tertahan... nunggu si kethek mbengok "i'm cumming..!!" :P (yo rak mungkin)
kelainan...? kurang gawean..? mbuh rak urus...
nikmatnya dimana...? lha mbuh... enak wae pokoke
tapi kalo orang maroko bilang, sawijining mergi nglampahi lan ngraosake gesanging alam ndonya.

selama ini pula saya sering sobo gara gara sebuah hasrat tak tertahankan sebagai manusia bebas dan benar benar kurang gawean. penyendiri? ya itulah saya sebenar benarnya kemarin dulu sampe sekarang.
lebih suka menuruti kata pikiran sendiri, jauh dari keramaian, dari gemerlapan, bondo nekat, mencari tahu suatu hal yang nggak mutu yang laporannya hanya dikirim ke otak kanan dan tak pernah terjadwal dalam menikmati hidup.

terus apa hubungan kethek tumpak tumpakan dengan nongkrong di HI...?
jelas nggak ada.... wong saya cuma crito ngalor ngidul tok kok.

tapi di BH Indonesia, ndoro ndoro BHI itu memahami kalo saya ujug ujug ilang digoleki angel, itu yang saya sangat hargai. makanya saya jadi betah juga, boleh datang dan boleh ilang sak karepku dewe. tidak melulu tiap jemu'ah, hari lainpun boleh, rak teko yo rak popo.

ini cuma tulisan saja, basbang pol, kalo ada yang mbaca ya matur nuwun, tapi semoga menjawab kalo ada yang memimpikan saya... (ge er) :D

tememplek by endik kurang luwih jam 10:01 a.m., > , dipun link kaliyan postingan menika

ulem ulem...!!!!!

taukah panjenengan semua......????????????????????????
ndoro mentri keuangan republik kere ndeso cap mbunderan HI hendak menganake acara..
beliau telah sukses pol menjadi calon mentri tenanan yang bertugas mencetak duwit...

tasyukuran akan dipunlaksanakan pada:
hari : jemu'ah mbesok
jam : 10.00 ndalu...
tempat: buk depan plasa ndonesah Mbunderan Ha'I. nJakartah Hadiningrat
pakaian: udo yo rak popo...
hiburan: saling menghibur wae..

harap panjenengan semua ketahui, tasyukuran ini sekaligus juga sebagai wujud selametan mugi mugi langkah si ndoro mentri sukses ngabrah abrah sehingga tanda tangan beliau dapat panjenengan persani semua di cetakan uang kertas mbesok mbesok mben..

cekap semanten hatur kawula, kula minangka wakilipun si ndoro ndoro mbunderan Ha'I, ngulemi panjenengan sedaya, ugi ngaturaken sedaya agunging pangaksami menawi wonten kalepatan bilih kula tumindak lan atur...

tememplek by endik kurang luwih jam 12:56 p.m., > , dipun link kaliyan postingan menika

sakderengipun kawula nyuwun agunging samudra pangaksami dumateng panjenengan sami, sesepuh pinisepuh, bapak bapak saha ibu ibu, mas mas saha mbak mbak ingkang kersa mampir dhateng papan kawula menika, menawi wonten kalepatan, sedaya klenta klentunipun bilih tumindak lan atur, nyuwun boten dipun dadosaken penggalih, mugi mugi Ngarsa Dalem Sing Ngecat Lombok paring berkah..